Postingan

MEREKA BICARA REINVENTING MANDAR MALAQBI

Gambar
  "Mandar Malaqbi menyentuh seluruh lini, ada point utama, yaitu Pakaraya to Tondo dai, pakalabbiq sippatutta, asayanngi to Tondo naung. Nilai Malaqbi tidak bertentangan dengan agama dan Pancasila. Seperti Malaqbi Pau itu ahsanu Qoula , malaqbi kedzo ahsanu taqwim dan malaqbi gau' ahsanu Amala " Ketua STAIN Majene Wasilah Sahabuddin dalam sambutannya dan membuka Secara Resmi Talkshow awal Tahun. Kali ini mengangkat tema: Reinventing Mandar Malaqbi, digelar di Gedung Rektorat STAIN Majene, 08 Januari 2022. Kolaborasi STAIN Majene dan ZAIN OFFICE. Menghadirkan lima Narasumber yang handal di bidangnya. Muhammad Idris (Sekda Provinsi Sulawesi Barat), Usman Suhuriah (Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Sulawesi Barat), Muhammad Zain (Direktur GTK Madrasah dan Zain Office), Syarkawi Rauf (Direktur PTPN IX) dan Muhammad Ridwan Alimuddin (Budayawan). Dipandu langsung oleh Utsan sebagai Host. Hirarki Siriq dalam mandar ada tiga, Siriq dipomate. Siriq diposiriq dan Siriq biasa. Kehidupa...

PENDIDIKAN, EKONOMI DAN AGAMA: MAMPUKAH SULBAR MENANGKAP PELUANG?

Gambar
                         "Ada 5 Content utama menujusulbar yang malaqbiq. Memanfaatkan potensi sulbar sebaik-baiknya, membangun human capital dan Indeks pembangunan manusia serta Pendidikan yang berkualitas menuju Sulbar yang lebih baik". Ungkap Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, M. TP., IPU., ASEAN Eng dalam Webinar Serial yang diadakan oleh ZAIN OFFICE, minggu 19 Desember 2021. Menyiapkan Sulbar sebagai penyangga ibu kota baru di Kalimantan, dengan posisi yang strategis dari ibu kota. Sudah semestinya peluang itu ditangkap dengan sumber daya alam kita seperti pertanian, pariwisata, tambang Energi, peternakan, perikanan dan kehutanan. Semua ini untuk mencipta human capital, dengan kesesuaian beberapa indikator standar world bank . Sebab dalam index pembangunan manusia, Indonesia masih ranking 6 dia Asia. Hanya Vietnam, Timor Leste dan kamboja yang kita kalahkan. Skala Provinsi kita tertinggal lagi, hanya NTT dan papua dibawa...

SIWALIPARRIQ, Ajaran yang sudah hilang

Gambar
Dr. Muhammad Zain Selaku Direktur GTK madrasah Kemenag RI juga Menjadi Direktur Utama Zain Office, menjadi Keynote Speaker di acara Seminar yang mengangkat tema: Sibaliparriq: kini, dulu dan nanti. Selain itu juga menghadirkan tiga narasumber yang handal. Prof. Idham Khalid Bodi, Dr. Sri Musdikawati dan Kak Syariat Tajuddin.  Kegiatan seminar ini menerapkan Hybrid system yaitu menggabungkan Sistem Offline dan Online, dipandu oleh satu moderator, bertempat Di kantor desa Mambu Kec. Luyo. Hari selasa 02 November 2021. Seminar yang diselenggerakan oleh tiga Komunitas, yaitu Zain Office, Fokal dan Sufis Institute difasilitasi oleh Relawan Tik Sulbar yang dikomandoi Oleh Bang Mihram.  Keynote Speaker Dr. Muhammad Zain memulai dengan pesan: "Francis Fukuyama dalam bukunya Identity menjelaskan bahwa setiap bangsa dan kebudayaan akan mencari akar primordialnya. Mandar merupakan bagian dari bangsa dan kebudayaan, pun juga akan mencari akar primordialnya. Salah satunya adalah konsep Siw...

KHILAFAH adalah Sistem Pemerintahan

Gambar
             (Sumber photo: Merdeka.com)  KHILAFAH dalam KONSEP dan REALITA (By Asriaty) Tidak ada satu pun kata khilafah dalam al-Quran Kamaruddin Khan menyatakan konsep negara sama sekali tidak ada dalam al-Quran. Husain Haikal menyatakan bahwa konteks bernegara Islam hanya menyajikan nilai-nilai moral etika sebagai acuan dalam bernegara, tanpa menentukan sistem pemerintahan tertentu. Mahfud MD menyatakan tidak ada sistem negara khilafah dalam Islam, yang ada prinsip khilafah yang tertuang dalam al-Quran. Berarti setiap negara bisa menetukan sendiri sistem pemerintahannya. Sepanjang sejarah Islam pernah ada khilafah tetapi dengan sistem pemerintahan yang berbeda-beda. Pada masa khulafaurrasyidin diterapkan sistem pemerintahan berdasarkan "Syura" (musyawarah) Pada masa pemerintahan Umayyah, Abbasiyah hingga Turki Utsmani sistem pemerintahan berbentuk "Monarki". Dari berbagai uraian di atas dapat dikatakan, sistem pemerintahan berupa "Khilafah Isl...

ZAIN OFFICE MENYAPA, ADA SENYUM TERUNTAI

Gambar
  Oleh: Tim Pubikasi Senin, 27 September 2021, kupu-kupu di kampung ikut mengantar sampai kedepan gerbang desa. Membawa kabar untuk adek santriwan santriwati TPA Desa Duampanua dan Desa Kunyi. Dibawah terik melaju sepeda motor, tidak sabar menyampaikan pesan. Zain Office menyapa, semua tersenyum bahagia. Tim Zain Office Kakak Muhammad Rijal Hambali dan Hasnawati, semua mengawal khusus Dosen muda Pendamping PUMD Unasman Kak Abdul Malik. Seakan spirit bertambah dengan jiwa literat mereka.  Hanyut kedalam haru dan kebahagiaan mereka. Sambutan awal disuguhi paduan suara nyanyian shalawat Aishwa Nahla oleh adek-adek santriwati. Semua berdiri dan melambai-lambaikan tangan sambil bershalawat. Sementara guru dan para mahasiswa tidak sadar menggerak-gerakkan kakinya, seperti tidak sadar ia telah terbawa alunan musik.  Setelah pembagian al-Qur'an secara simbolik oleh ketua Zain Office kepada Kepala Desa Duampanua, dilanjutkan sambutan hangat kepala desa sampai pada titik kulminasi,...

LITERASI: CARA SULTAN HASANUDDIN MENJAGA KEWARASANNYA

Gambar
               (Pelantikan Pengurus Zain Office)  Oleh: Farham Rahmat Rabu, 15 September di Aula MAN Polman, menggelegar Pidato inspiratif oleh Direktur Zain Office, Dr. Muhammad Zain pada acara Pelantikan Pengurus Zain Office. Beliau mengatakan, sulit menemukan toko buku yang representative, mulai dari paku sampai suremana. "Tidak mungkin kita selalu menyalahkan orang, lebih mending kita menyalakan lilin daripada harus mengutuk kegelapan". Kata beliau. Ada dua hal penting yang disampaikan Oleh Direktur Zain Office. Pertama, Zain office merupakan Nirlaba organization. Tingkat literasi di kampung kita sangat rendah. Suatu kisah inspiratif mengapa Sultan Hasanuddin mampu melakukan perlawanan terhadap VOC belanda? Sebab waktu masih muda, ia sudah surat menyurat dengan para pangeran di Eropa. Ia sudah mengetahui pergerakan dunia. Adanya mesin uap yang dikembangkan. Revolusi Industri dimana senjata dan meriam diciptakan.  Meskipun beliau akhi...